Sejumlah Alasan Karyawan Resign

1. Tidak Ada Pengembangan Karir

Menurut survei dari Willis Towers Watson, lebih dari 70 % karyawan dikategorikan sebagai “high-retention-risk” atau karyawan dengan tingkat risiko Turn Over tinggi karena mereka tidak melihat adanya tangga karir yang jelas yang disediakan oleh perusahaan.

2. Hasil Kerja Tidak Mendapatkan Apresiasi dari Pemimpin Perusahaan

Survei yang dilakukan oleh Gallup Workplace menyatakan, ada 76% karyawan yang tidak merasa dihargai di tempat kerja sedang mencari peluang kerja lain. 

Para karyawan yang tidak merasa dikenali memiliki probabilitas  dua kali lebih mungkin untuk mengatakan mereka akan berhenti dalam satu tahun.

3. Lingkungan Toxic dan tidak Menyenangkan

Jika mereka merasa perusahaan tempat bekerja sudah mulai terasa tidak nyaman, maka bisa jadi mereka akan tidak betah dan akan memutuskan untuk resign. 30% karyawan akan mempertimbangkan untuk berhenti jika mereka tidak bahagia di tempat kerja, dan 79% karyawan mengatakan atasan mereka tidak peduli dengan tingkat kebahagiaan mereka.

4. Budaya Organisasi yang Tidak Mendukung Fleksibilitas & Kreativitas

Dari survei yang dilakukan oleh hayes.com ditemukan bahwa 43 % karyawan dari total 2000 responden akan meninggalkan perusahaan yang memiliki budaya hierarkis dan kaku serta tidak mendukung kreativitas maupun fleksibilitas karyawan dalam bekerja.  

5. Visi Perusahaan Tidak Jelas

Salah satu kemampuan karyawan terbaik adalah menganalisa, merasakan, dan menilai situasi perusahaan secara langsung dari dalam. Dari pandangan itulah, mereka menilai apakah sebuah perusahaan mampu mencapai visi dan misi yang ditentukan. Jika Visi dan Misi perusahaan sudah dianggap tidak punya arak yang jelas, hal ini dapat membuat karyawan untuk berpikir dalam bertahan pada suatu perusahaan yang dimana mereka akan condong untuk memilih resign.

6. Job Description Tidak Sesuai dengan yang Disepakati

Setelah karyawan menandatangani kontrak kerja yang mencantumkan deskripsi tugas dan tanggung jawab pekerjaan beserta upah yang disepakati, perusahaan seringkali memberikan tambahan beban pekerjaan yang tidak sesuai dengan isi kontrak yang telah disepakati.

Baca Juga:   Pentingnya Program CSR bagi Keberlangsungan Perusahaan

Alhasil, para karyawan merasa tidak antara beban kerja dan gaji yang diperoleh menjadi tidak seimbang sehingga mereka memilih untuk resign.

7. Ingin Melanjutkan Studi dan Switch Career

Seiring dengan adanya tuntutan SDM yang unggul di era industri 4.0 maka beberapa karyawan merasa bahwa keterampilan dan keahlian yang dimiliki membutuhkan studi lebih mendalam hingga lebih terspesialisasi. Akibat sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan studi maka beberapa karyawan  menjadikan alasan melanjutkan studi sebagai alasan resign. Selain itu, setelah melihat perkembangan pekerjaan yang lebih luas dengan kemampuan yang sudah lebih baik inilah, karyawan pun juga cenderung punya keinginan untuk pindah karir. Dan merasa di perusahaan sebelumnya tidak memiliki karir yang sesuai dan diinginkan. Karyawan pun akan memilih resign untuk mencari pekerjaan yang sesuai.

8. Faktor Keluarga

Alasan ini seringkali diungkapkan oleh para karyawan wanita yang sedang memiliki anak usia balita namun mereka sulit mendapatkan orang kepercayaan untuk menjaga dan mengasuh selama mereka bekerja di luar rumah. Sehingga karyawan akan memilih resign untuk lebih memilih berada di rumah untuk menjaga anak – anak mereka.

Kesimpulan

Sejumlah alasan ini dapat dihindari, jika memang perusahaan melalui divisi HRD dapat melakukan pendekatan yang baik dengan karyawannya. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan menanyakan keadaan dan memberikan dukungan melalui perkataan. Selain itu bentuk nyata juga perlu dilakukan seperti dengan diadakannya Outing Karyawan untuk refreshment, benefits melalui jaminan kesehatan dan pinjaman, entertainment, dan employee well-being lainnya.

Pemanfaatan teknologi juga dapat dilakukan melalui investasi melalui sistem ke-karyawan atau yang kita ketahui sebagai Human Resources Information System (HRIS). SunFish HR menghadirkan teknologi HRIS terbaru yang dapat memberikan banyak manfaat dalam mengatur kebutuhan karyawan mulai dari absensi, peminjaman, fasilitas jaminan kesehatan dan fasilitas karyawan lainnya, sehingga Turn Over dalam perusahaan dapat dihindari atau setidaknya berkurang. Aplikasikan SunFish HR sekarang untuk perusahaan anda dengan menghubungi kami sekarang. Coba demo sekarang!

Baca Juga:   4 Alasan Penggunaan SaaS

Written and Edited by Lydia Dameria Simamora

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top