3 Pelajaran dari HR

Dalam dunia HR banyak sekali pelajaran berharga yang dapat kita ambil. HR berkaitan erat dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Maka dari itu, setiap HR perusahaan harus memiliki strategi untuk menjangkau para SDM berkualitas agar tertarik melamar ke perusahaan. Tidak hanya itu, HR juga harus mampu untuk mempertahankan karyawan agar tetap produktif dan loyal terhadap perusahaan. Karyawan yang berkualitas akan menentukan kesuksesan perusahaan.

Berikut ini ada 3 pelajaran penting dari HR yang bisa kita dapat:

1. Kreativitas dalam Implementasi Benefit

Benefit dari perusahaan yang diberikan kepada karyawannya menjadi salah satu faktor penentu apakah karyawan loyal dengan perusahaan. Salah satu pelajaran dari HR yang bisa kita pelajari adalah penentuan dalam implementasi benefit yang menuntut kreativitas. Yang dimaksud dengan kreativitas di sini adalah dengan adanya dana perusahaan yang secukupnya, HR harus dapat menciptakan paket benefit karyawan yang menarik. Cara yang paling berguna untuk hal ini adalah mendengarkan keinginan dan kebutuhan para karyawan untuk memilah-milah apa yang penting bagi mereka. Selain itu, mengikuti perkembangan tren melalui sumber-sumber berita dan mengolah berita tersebut agar dapat diterapkan menjadi sistem di perusahaan juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dalam implementasi benefit. Kreativitas tidak melulu tentang benefit yang unik atau jarang. Kreativitas juga bisa berarti menciptakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan karyawan. HR harus sering berkomunikasi dengan para karyawan, mengevaluasi kebijakan serta menerapkan tawaran menarik yang fleksibel. Hal tersebut akan meningkatkan kualitas karyawan dan perusahaan.

2. Mencari Potensi Tersembunyi

Orang awam menganggap HR hanya berfokus kepada pencarian potensi-potensi untuk direkrut dalam perusahaan mereka. Namun, memang salah satu pelajaran dari HR adalah mencari kandidat karyawan yang berkualitas. Banyak HR yang berkompetisi untuk merekrut karyawan-karyawan yang belum memiliki pengalaman bekerja. Karyawan fresh graduate mencari tempat untuk memulai karir mereka dan mereka memilliki potensi yang baik untuk menjadi anggota tim jangka panjang.

Baca Juga:   3 Alasan Pentingnya ERP

Seringkali, banyak perusahaan yang memberikan terlalu banyak kualifikasi dalam lowongan pekerjaan, hal tersebut membuat calon pelamar menjadi ragu-ragu bahkan memutuskan untuk tidak melamar pekerjaan tersebut. Alih-alih memberikan kualifikasi yang terlalu banyak, terutama soft-skill, salah satu pelajaran yang bisa diambil dari HR adalah mengadakan pelatihan khusus bagi karyawan yang sudah direkrut agar memiliki soft-skill yang dibutuhkan perusahaan. Menyediakan dan menginvestasikan hal tersebut kepada para karyawan baru, dapat membentuk loyalitas dan produktivitas tim dalam perusahaan.

3. Fundamental sebelum Teknologi

Penerapan teknologi dalam sistem HR sangatlah penting, tetapi jangan dilupakan bahwa sebelum menerapkan teknologi, para HR harus mendaftarkan hal-hal apa saja yang menjadi permasalahan utama perusahaan sehingga teknologi dibutuhkan sebagai solusi. Inisiatif tersukses berdasar pada penerapan sistem yang membantu proses kerja karyawan. Salah satu contoh dari ini adalah dengan mengurangi langkah manual yang diambil untuk sistem penggajian dengan penggunaan Human Resources Information System (HRIS). Perusahaan dapat memecah hal tersebut ke dalam dua proses, yaitu membuat prosedur manual yang sudah terbukti, diikuti dengan penerapan teknologi, sehingga tingkat kesuksesan bisa lebih tinggi.

Semoga ketiga pelajaran dari HR di atas bisa membantu kalian para HR dalam menerapkan sistem di perusahaan kalian, yang tidak hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga menguntungkan perusahaan. Produktivitas karyawan berbanding lurus dengan tingkat kesuksesan sebuah perusahaan. HR sebagai perantara perusahaan dengan karyawan dituntut untuk memahami kebutuhan karyawan dan perusahaan, sehingga HR bisa mencari jalan tengah yang menguntungkan kedua belah pihak.

Scroll to Top