3 Tantangan Baru HR

Sejak mulainya pandemi COVID-19, banyak pihak harus menyesuaikan diri dengan hal ini, tidak terkecuali perusahaan terutama HR. Dalam hal ini, HR harus bisa menjawab tantangan yang ada, beradaptasi dengan keadaan yang tak menentu. HR dituntut mampu mempertahankan kualitas kerja karyawan. Berikut ini 3 tantangan baru HR:

     1. Pemecahan masalah

Di tengah ketidakpastian akibat pandemi ini, HR harus menyusun ulang strategi pemecahan masalah dalam perusahaan. Tidak lagi membuat strategi pemecahan masalah yang berjangka waktu 1 tahun saja, tetapi juga merincikan strategi tersebut dalam pembagian waktu per minggu dan per bulan yang dapat dengan mudah menyesuaikan keadaan. Perusahaan melalui HR harus memikirkan berbagai kemungkinan terburuk yang ada, jadi bisa mempersiapkan diri untuk hal terburuk, namun tetap berharap yang terbaik. HR wajib bisa memanfaatkan sumber daya manusia yang ada untuk memecahkan masalah dengan bantuan teknologi.

     2. Keragaman

Salah satu dampak terbesar dari pandemi adalah banyak perusahaan yang melakukan PHK besar-besaran, tentunya hal ini berkaitan dengan keragaman dalam perusahaan. Kok bisa? Karena sebagian perusahaan masih ada yang mengutamakan karyawan dengan golongan suku/agama/ras tertentu. Hal ini menjadi salah satu tantangan HR yang banyak disoroti publik. HR harus bisa menerapkan keragaman dalam budaya perusahaan, melihat data yang real dan mengubahnya menjadi berdampak bagi kelangsungan perusahaan. Bukan hanya PHK, keragaman merupakan tantangan HR dalam hal merekrut, mempromosikan, atau mendemosikan karyawan. Keragaman menjadi salah satu kunci utama dalam suksesnya perusahaan.

     3. Ekspektasi karyawan

Tantangan terakhir adalah ekspektasi karyawan yang berharap perusahaannya bisa fleksibel dan mendukungnya dalam budaya kerja baru selama pandemi, dengan adanya penyediaan fasilitas dan kebebasan waktu dan tempat untuk bekerja. Dalam menjawab ekspektasi karyawan, sekali lagi HR harus menggunakan data yang ada, yang berfokus pada karyawan. Pola komunikasi kerja yang berubah akibat pandemi, harus diimbangi dengan fleksibilitas perusahaan dalam menyesuaikan diri berdasarkan data-data yang didapat yang bersifat people-centered.

Kesimpulannya, tantangan baru HR di tahun 2021 ini merupakan hasil dari keadaan dari awal tahun 2020, di mana perusahaan dituntut untuk bisa beradaptasi menggunakan data yang ada dan berfokus pada karyawan.

Baca Juga:   5 Hal Evaluasi HR Akhir Tahun

Scroll to Top