4 Alasan Pentingnya HR Training

HR training merupakan pelatihan yang ditujukan untuk para HR demi meningkatkan skill yang membantu dalam tugas-tugas HR. Masih banyak pihak yang berpikir bahwa HR training adalah sebuah formalitas, tetapi sebenarnya sangat penting. Berikut ini ada 4 alasan pentingnya HR training:

1. Meningkatkan kualitas recruitment

Kualitas recruitment yang dimaksud adalah kualitas para talent terbaik. HR training akan memperlengkapi para HR dengan pengetahuan mengenai strategi dan taktik dalam merekrut karyawan yang sesuai dengan tujuan jangka pendek-menengah-panjang perusahaan, sehingga akan memberikan keuntungan yang lebih bagi perusahaan.

2. Meningkatkan people development

People development berkaitan erat dengan sistem pengelolaan yang efektif. Setelah meningkatkan kualitas recruitment, tentu saja karyawan yang sudah diterima akan dikembangkan secara hard-skill/soft-skill. Dengan mengikuti HR training, HR dibekali ilmu untuk mengembangkan skill karyawan di perusahaan masing-masing.

3. Update seputar isu HR

Mengerti atau memahami tren perkembangan HR bisa didapatkan melalui HR training. Dibandingkan dengan hanya mencarinya lewat internet, lebih baik dan lebih jelas melalui HR training, karena pada umumnya HR training diadakan oleh pihak yang ahli dan memahami perihal isu-isu HR yang sedang berkembang. Info yang didapat bisa digunakan untuk merancang strategi dan perusahaan ke depannya.

4. Sharing ilmu dan pengalaman

HR training merupakan pelatihan yang 2 arah. Bukan hanya pembicara yang bisa membagikan ilmu tetapi juga para peserta HR. Biasanya akan diadakan sesi tanya jawab atau diskusi untuk para hadirin HR. Di sesi itulah setiap peserta bisa membagikan permasalahan dan pengalamannya di masing-masing perusahaan dalam menghadapi permasalahan HR. Hal itu dapat menuntun kepada pencarian solusi bersama dan ilmu yang baru.

Kesimpulannya, HR training sangatlah dibutuhkan untuk setiap perusahaan jika mereka mau divisi HRnya maju dan memberikan dampak yang lebih besar dan signifikan terhadap strategi dan taktik perusahaan ke depannya.

Baca Juga:   Bingung Cara Memilih HRIS yang Tepat? Ini Dia Tipsnya
Scroll to Top