4 Cara Mengurangi Turnover di Kantor

Karyawan adalah aset paling berharga yang dimiliki semua perusahaan yang perlu dipertahankan. Karyawan menjadi kepanjangan citra bagi perusahaannya yang langsung dapat dilihat oleh pihak luar sehingga keberadaannya sangatlah penting untuk dapat membantu membangun citra yang baik bagi perusahaan. Mempertahankan talent berbakat pada perusahaan bukanlah hal yang mudah. HRD memiliki tanggung jawab untuk mengatasi tingginya turnover karyawan atau arus keluar masuk karyawan.

Tingginya angka turnover pada perusahaan dapat menimbulkan banyak perspektif dan perlu menjadi bahan evaluasi bagi HRD. Perspektif yang dapat muncul antara lain apakah HRD sudah merekrut karyawan sesuai kompetensi dan tahan banting atau apakah perusahaan memiliki standar yang terlalu tinggi sehingga karyawan sulit menyesuaikan diri? Tingginya tingkat turnover juga bisa menjadi hal yang kurang baik bagi karyawan yang masih bertahan dan tentunya akan mempengaruhi cara pandang karyawan baru saja bergabung pada perusahaan. Lalu bagaimana HR dapat mengurangi tingkat turnover? Berikut adalah cara-cara yang dapat HR lakukan utnuk mengurangi jumlah turnover karyawan di kantor:

Right Talent in the Right Place

Pada tahap ini, rekruter memiliki peran yang sangat penting untuk bisa menempatkan talent yang benar-benar sesuai dengan posisi pekerjaan. Rekruter harus benar-benar tahu apakah yang akan dikerjakan talent setiap harinya agar talent merasa betah dan nyaman dengan pekerjaannya.

Baca juga: 3 Tips Media Sosial dalam Rekrutmen

Tingkatkan Engagement Karyawan

Lakukan survei rutin untuk mengetahui tingkat engagement karyawan di perusahaan. Melalui survei yang rutin dalam periode tertentu, HR bisa mendapatkan solusi dari hasil survei tersebut yang bisa dilakukan untuk meningkatkan engagement karyawan.

Membuat Lingkungan Kerja yang Positif

HR dapat berkolaborasi dengan pihak atasan dari seluruh divisi di perusahaan dengan melakukan pendekatan dengan karyawan. Ciptakan lingkungan kerja yang positif antar karyawan dengan membangun hubungan kerja dan tim yang saling terbuka dan menghargai pendapat satu sama lain. Lingkungan kerja yang positif dan mendukung karyawan juga dapat membantu karyawan-karyawan khususnya karyawan baru untuk meningkatkan potensi pada pekerjaannya.

Baca Juga:   Perbedaan HRD dan Personalia

Reward dan Bonus

Memberikan reward dan bonus pada kinerja karyawan yang bagus dan melewati target bisa menjadi salah satu strategi yang tepat untuk mengurangi jumlah turnover. Hal ini akan membuat karyawan merasa dihargai oleh perusahaan yang dapat menumbuhkan rasa loyalitas terhadap perusahaan dan memotivasi karyawan agar lebih semanfat untuk bekerja lebih maksimal.

Baca juga: 4 Cara Membuat Strategi HR

Scroll to Top