5 Faktor Pencegah Interview

Dalam proses perekrutan karyawan, ada interview. Interview biasanya dilakukan setelah HR menyortir CV, surat lamaran dan portofolio dari para calon karyawan. Interview juga memiliki 2 jenis yang paling umum, yang pertama dengan HR, lalu dengan user. Tidak jarang banyak calon karyawan yang gagal sebelum proses interview. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini ada 5 faktor pencegah interview:

1. Asal melamar

Sebanyak 64% HR mengharapkan para calon karyawan tidak asal melamar. Asal melamar yang dimaksudkan di sini adalah lamaran yang ditujukan ke banyak perusahaan dengan tujuan yang tidak jelas. Para calon karyawan tidak membaca secara baik-baik rincian informasi dari perusahaan pihak perekrut (gaji, fasilitas, jam/waktu kerja, jobdes, dll.). Para calon karyawan hanya mengirimkan CV mereka ke banyak perusahaan dengan harapan diterima, tidak peduli apa pun pekerjaannya, yang penting mereka dapat pekerjaan.

2. CV tidak lengkap

CV tidak lengkap atau detil. CV secara umum terdiri dari foto, biodata, pengalaman, skill, dll. Namun, sayangnya masih banyak CV di luar sana yang tidak lengkap. Ada calon karyawan yang tidak mencantumkan foto diri atau pun foto dirinya secara asal-asalan. Ada calon karyawan yang tidak lengkap menyertakan pengalaman apa saja yang sudah dia miliki selama bekerja maupun selama di organisasi kampus. Calon karyawan ada juga yang menulis skill tetapi tidak dijelaskan secara terperinci, hanya 1 kata saja.

3. Tidak sesuai kualifikasi

Kualifikasi yang dicantumkan oleh perusahaan di iklan lowongan kerja, harus dibaca secara seksama. Jika kualifikasi yang dibutuhkan minimal pengalaman kerja 5 tahun, maka sebagai calon karyawan yang notabene baru memiliki pengalaman 1 tahun, janganlah melamar! Jika tetap melamar, maka 90% tidak akan lanjut ke proses interview.

Baca Juga:   Headhunter ft. HR

4. Tidak ada niat

Niat para calon karyawan dalam melamar pekerjaan dapat dilihat dari penulisan CV dan surat lamaran kerja. Jika di dalamnya menulis secara asal-asalan (terlalu sedikit dan tidak jelas), maka HR tidak akan meloloskannya, apalagi kalau tidak disertai dengan portofolio yang baik dan sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan oleh perusahaan.

5. Pengalaman tidak jelas

Pengalaman yang tidak jelas. Calon karyawan yang mencantumkan pernah bekerja di perusahaan A, tetapi tidak menjelaskan apa-apa saja pekerjaan yang dia lakukan, maka dia tidak memiliki pengalaman yang jelas. Hal ini mempersulit HR dalam mempercayai kebenaran datanya, maka dari itu kemungkinan besar tidak meloloskannya ke tahap interview.

Berikut tadi 5 faktor pencegah interview. Masih banyak lagi faktor lain yang mencegah interview terjadi, karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh calon karyawan.

Scroll to Top