5 Hal Evaluasi HR Akhir Tahun

Akhir tahun menjadi ‘surga’-nya para karyawan, termasuk bagi divisi HR karena ada libur akhir tahun. Namun, sebelum menikmati liburan akhir tahun HR harus melakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan di perusahaannya. Berikut ini ada 5 hal evaluasi HR akhir tahun:

1. Nilai perusahaan

Nilai perusahaan, termasuk di dalamnya ada visi dan misi merupakan suatu hal yang perlu dievaluasi oleh HR di akhir tahun. Hal ini dapat dilihat melalui rencana kerja perusahaan di awal tahun apakah semuanya terpenuhi atau tidak. Jika banyak yang tidak mencapai target, maka di tahun depan rencana baru harus disempurnakan dan performa baik yang sudah ada dipertahankan atau ditingkatkan. Hal-hal yang mempersulit tercapainya nilai perusahaan harus dikurangi dan dibuang. Nilai perusahaan dijadikan pedoman bagi perusahaan agar terus berpegang padanya dan tidak menjauhi apa yang sudah menjadi nilai perusahaan sejak dulu.

2. Struktur organisasi

Struktur organisasi dalam sebuah perusahaan harus menjadi suatu hal yang penting di kala evaluasi HR akhir tahun. HR perlu mempertimbangkan adanya pengurangan divisi jika memang tidak dibutuhkan. Penambahan divisi dalam struktur organisasi juga dibutuhkan. Misalnya, dalam divisi komunikasi yang sebelumnya hanya ada divisi penjualan, di tahun depan perlu ditambahkan divisi PR sebagai investasi perusahaan jangka panjang berupa citra dan reputasi. Untuk struktur organisasi, HR juga perlu mengevaluasi berapa jumlah karyawan yang mengalami mutasi, rotasi, demosi dan promosi. Struktur organisasi tidak terlepas dari rekrutmen dan terminasi. HR harus menganalisa pengaruh apa yang menyebabkan tingkat turnover meningkat atau menurun.

3. Kinerja karyawan

Hal ke 3 yang harus dievaluasi HR saat akhir tahun adalah kinerja karyawan. Apakah selama setahun para karyawan mengalami peningkatan dalam hal performa kerjanya atau sebaliknya, analisa faktor-faktor penyebabnya agar dijadikan pembelajaran untuk tahun depan. TIdak hanya itu, untuk alat ukur kinerja karyawan atau metode pengukuran yang digunakan untuk menilai kinerja karyawan harus dievaluasi apakah masih relevan dengan keadaan bisnis yang terbaru atau malah ketinggalan, sehingga untuk tahun depan para manajemen bisa mengambil keputusan baru atau mempertahankan yang sudah ada. Untuk hasil penilaian kinerja karyawan, pasti ada yang buruk. Para karyawan yang memiliki kinerja buruk harus ditingkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan yang ada.

Baca Juga:   5 Taktik Marketing B2B

4. Aturan internal

Aturan-aturan internal dalam sebuah perusahaan yang sudah diberitahukan oleh HR ke karyawan, perlu untuk dievaluasi. Pertama, aturan internal dapat dievaluasi melalui seberapa banyak karyawan yang mengikuti aturan dan yang tidak. Jika banyak yang tidak, HR harus menganalisa apa penyebabnya, apakah aturan tersebut masih relevan dengan keadaan karyawan zaman sekarang atau malah tidak. Penerapan hukuman terhadap karyawan yang melanggar aturan juga perlu dikaji ulang. Perubahan aturan maupun penyempurnaan aturan juga perlu dilakukan untuk tahun berikutnya.

5. Fasilitas

Selain upah yang sudah didapatkan karyawan, fasilitas juga harus menjadi perhatian HR dan dievaluasi juga. Dalam hal ini HR perlu berdiskusi dengan tim finance untuk melihat data pengeluaran perusahaan dengan pemasukkan karyawan apakah sudah sesuai atau belum. HR perlu memikirkan strategi ke depannya untuk menyeimbangkan antara apa yang didapat dan dikeluarkan oleh perusahaan sama dengan karyawan.

Evaluasi yang dilakukan HR di akhir tahun, menjadi pembelajaran bagi karyawan dan perusahaan akan hal-hal yang perlu ditingkatkan maupun hal-hal yang tidak perlu dipertahankan.

Scroll to Top