5 Tips Mengelola Karyawan Disabilitas

Karyawan disabilitas masih jarang ditemui dalam perusahaan di Indonesia. Padahal perusahaan-perusahaan di Indonesia telah diwajibkan untuk merekrut karyawan disabilitas 1-2% dari total karyawan oleh pemerintah. Perusahaan masih pesimis akan kinerja dari karyawan disabilitas, padahal mereka memiliki potensi yang sama dengan karyawan lainnya. Berikut ini ada 5 tips mengelola karyawan disabilitas:

     1. Identifikasi aspek kehidupan

Setiap karyawan memiliki aspek kehidupan yang berbeda-beda, tidak tercecuali karyawan disabilitas. Perusahaan melalui HR harus bisa mengidentifikasi aspek kehidupan karyawan disabilitas, situasi atau kondisi seperti apa yang akan mendukung tingkat produktivitas karyawan disabilitas. HR dituntut untuk menciptakan lingkungan kerja yang bisa mendukung kinerja semua karyawan tanpa terkecuali.

     2. Bangun kesadaran karyawan

Membangun kesadaran antar karyawan lainnya. Setiap karyawan harus mendapatkan edukasi yang cukup mengenai menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi penyandang disabilitas. HR dapat mengadakan pelatihan atau mengirimkan surel yang berisikan informasi mengenai bagaimana cara karyawan membantu rekannya yang menyandang disabilitas, sehingga akan tercipta lingkungan kerja yang ideal dan saling membantu.

     3. Buat kebijakan tertulis

Kebijakan tertulis atau aturan-aturan harus dibuat HR untuk kejelasan karyawan disabilitas dalam kebutuhan-kebutuhannya di perusahaan. Hal ini dibuat agar mereka memiliki sistem yang jelas, termasuk hubungan antara mereka dengan HR. Kebijakan tertulis memperjelas dan menghargai karyawan disabilitas seperti karyawan lainnya.

     4. Buat penilaian khusus

Sistem penilaian karyawan berlaku juga untuk karyawan disabilitas, tetapi ada perbedaannya. Buatlah sistem penilaian khsusus bagi karyawan disabilitas yang mengandung 5 poin utama, seperti kepemimpinan, komunikasi, budaya kerja, proses perekrutan dan hubungan antar karyawan.

     5. Berikan feedback

Berikanlah feedback yang adil dan jujur bagi karyawan disabilitas, agar mereka mengerti hal-hal apa saja yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Feedback yang adil dan jujur juga membuat karyawan disabilitas merasa sama dengan karyawan lainnya, mendapatkan tanggung jawab yang sama untuk melakukan visi dan misi perusahaan.

Baca Juga:   3 Tips Manajemen Krisis Perusahaan

Kesimpulannya, mengelola karyawan disabilitas merupakan tanggung jawab perusahaan melalui HR, dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta menciptakan aturan-aturan tertulis yang menekankan pada inklusifitas perusahaan, sehingga citra dan reputasi perusahaan di mata publik baik, begitu juga secara internal perusahaan.

Scroll to Top