Cara mengelola emosi di kantor

Mengendalikan emosi di kantor adalah hal yang penting. Selain dapat menunjukan performa terbaik, emosi juga bisa mempengaruhi kinerja kita. Emosi yang terkendali dapat memberikan pengaruh positif kepada rekan – rekan kerja kita di kantor.

Namun, bagaimana jika kita menghadapi suatu kejadian yang dimana kita tidak dapat mengendalikan emosi? Bisakah kita meredakan emosi yang sudah terlanjur terluapkan? Berikut cara mengatasinya:

1. Mengatur Pola Pernafasan

Tempo pola pernafasan dapat membantu kita mengendalikan rasa cemas, frustasi, dan marah. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan pernafasan 10 detik. Hal ini mampu meredakan emosi kita. Pertama -tama tarik nafas dan hitung perlahan dari 1 sampai 10, lalu buang perlahan mulai dari 10 ke 1. Dengan melakukan cara ini kita dapat meredakan emosi, sehingga dapat bekerja dengan perasaan tenang dan nyaman. Sehingga performa pekerjaan tetap meningkat.

2. Ketahui dan Klarifikasi

Emosi terjadi karena ada hal – hal yang mengganggu kita. Maka dari itu kita perlu mengetahui pemicunya. Pastikan hal – hal yang memicu emosi kita bukan kesalahpahaman atau miskomunikasi. Dengan mengetahui hal apa yang memicu emosi kita, akan membuat perasaan lebih tenang. Hal ini sangat membantu dalam mengenali apa yang membuat kita marah atau kecewa. Dengan demikian, kita akan lebih mudah untuk mempersiapkan dirimu agar lebih tenang, dan merencanakan reaksi apa yang perlu kamu berikan dalam situasi tersebut.

3. Tenangkan Diri

Ketika kita sedang marah atau kecewa terkadang kita bisa membuat keputusan atau sikap yang gegabah. Maka dari itu tenangkanlah diri terlebih dahulu untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Sebaiknya, hentikan dulu sejenak arus komunikasi yang masuk agar kita tidak melakukan atau mengatakan hal – hal yang tidak baik. Jika diri kita tidak tenang, segala sesuatu pekerjaan akan menjadi berantakan yang dapat mempengaruhi performa kerja kedepannya.

Baca Juga:   5 Tips Menghadapi Resesi

4. Hormati Rekan Kerja

Dalam dunia pekerjaan, kita perlu menghormati rekan kerja jika ingin dihormati oleh mereka. Jangan menjadi orang yang kasar jika tidak ingin diperlakukan kasar. Karena perilaku dan sikap kita sangat berpengaruh kedepannya dalam hubungan sosial. Berusahalah untuk tetap menjaga emosi dengan mengingat respek untuk rekan kerja di kantor. Penilaian performa dan kinerja selama bekerja juga dapat diberikan oleh rekan kerja, jadi tetaplah hargai rekan kerja dengan perilaku dan sikap yang menyenangkan.

5. Bersabar

Merasa diri kurang diapresiasi dan segala sesuatunya terasa gagal karena tidak dapat meraih target – target yang ingin dicapai? Hal terakhir yang dapat kita lakukan adalah bersabar. Usahakan untuk menjauhi situasi – situasi yang berpotensi besar memicu emosi kita. Jaga pikiran tetap tenang, dan jangan terpancing emosi yang tidak perlu.

6. Bicarakan ke HRD

Daripada menuruti kemauan emosi yang meledak – ledak, kita dapat melaporkan ketidak nyamanan yang dirasakan pada tim HRD. Ceritakan mengenai semua permasalahan yang kita hadapi secara detail, baik mengenai rekan kerja atau aturan yang kurang kita sukai. Dengan itu permasalahan dapat tuntas tanpa campur tangan emosi yang membara. Selayaknya manusia yang ingin didengarkan, maka kita juga perlu membicarakan hal – hal ini kepada rekan kerja yang kita percayai atau dengan HRD.

Informasi terkait DataOn dan produk SunFish HR, kunjungi kami sekarang!

Source:

Oliver, Andre (2021). “9 Cara Mengendalikan Emosi di Kantor agar Mood-mu Tidak Rusak”. Link: https://glints.com/id/lowongan/cara-mengendalikan-emosi-di-kantor/#.Yq_itnZBxPZ

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top