Kenapa HR Butuh HRIS?

Kenapa HR butuh HRIS? Jawabannya berpusat pada teknologi, informasi dan komunikasi di dalam perusahaan. HR berfokus pada karyawan. Karyawan merupakan aset perusahaan yang paling berharga dan paling mahal. Dalam penentuan hal tersebut, HR membutuhkan HRIS. HRIS merupakan teknologi yang mempermudah semua tugas HR. Berikut ini ada tiga alasan penting kenapa HR membutuhkan HRIS:

1. Memahami karyawan

Memahami karyawan bukanlah hal yang mudah, terutama bagi perusahaan yang jumlah karyawannya bisa sampai ribuan. Memahami karyawan dapat dilakukan ketika HR memiliki cukup data untuk dianalisa. Data tersebut bisa didapatkan dari HRIS. Data-data yang berkaitan dengan performance dapat dimanfaatkan HR untuk meningkatkan engagement karyawan sehingga berdampak pada produktivitas. Memahami karyawan juga bisa dalam bentuk pengadaan training yang terjadwal di HRIS, sehingga karyawan bisa dipermudah untuk proses join sampai kepada evaluasinya. Training dibutuhkan terutama bagi karyawan yang masih baru dalam penggunaan teknologi dan alat lainnya. HRIS membantu HR dalam menganalisa apa saja yang dibutuhkan dalam training untuk meningkatkan hard & soft-skill karyawan.

2. Menempatkan karyawan dengan tepat

Penempatan karyawan di jabatan dan posisi yang tepat adalah salah satu tugas dari HR. Dengan HRIS, informasi seputar data diri karyawan, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, serta info-info lainnya bisa menjadi bahan pertimbangan HR dalam penempatan karyawan. Right talent in the right place adalah kalimat yang cocok untuk HR yang menempatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Mulai dari proses rekrutmen HR sudah bisa melihat apakah karyawan cocok dengan posisi yang dilamar. Dari pengalaman rekrutmen yang sudah lalu, HR melalui HRIS dapat mengevaluasi sistem rekrutmen, apakah perlu diperbaiki, atau cukup ditambahkan beberapa langkah. Menempatkan karyawan dengan tepat berkaitan juga dengan keberagaman suku, agama, ras dan golongan karyawan di dalam perusahaan. Melalui HRIS, HR dapat mengumpulkan data diri karyawan, sehingga HR dapat memastikan perusahaannya inclusive dan menghargai perbedaan.

Baca Juga:   3 Strategi Membangun Tim Sukses

3. Perencanaan masa depan

Masa depan adalah sebuah misteri, begitu pun dengan masa depan perusahaan. Walaupun begitu, sebagai HR harus bisa merencanakan yang terbaik bagi masa depan perusahaan. Maka dari itu, HRIS dibutuhkan. Melalui HRIS, HR dapat melacak perjalanan karir karyawan, mulai dari pertama kali masuk, mengalami promosi, hingga keluar, semua dicatat dalam HRIS. Berdasarkan data-data tersebut, maka HR dapat lebih berhati-hati dalam merencanakan masa depan perusahaan yang berfokus kepada mendapatkan karyawan yang produktif dan juga loyal terhadap perusahaan. Tidak hanya itu, HR bisa mengevaluasi data dan menyimpulkan hal-hal apa saja yang membuat para karyawan keluar, lalu secara tidak langsung dapat mengurangi turnover perusahaan. HRIS dapat membantu HR untuk memahami dan mencegah tingkat turnover tinggi.

HRIS membantu HR untuk menentukan tujuan, mengukur keberhasilan dan mengoptimalkan proses, yang pada akhirnya membuat perusahaan untung. Ketika digunakan secara baik dan efektif, HRIS menyediakan analisa kebutuhan perusahaan dalam hal perbedaan karyawan dan tingkat turnover. Data dari HRIS menghilangkan ‘tebak-tebakkan’, yang membuat HR mampu menjalankan tugas serta menguntungkan perusahaan dan karyawan.

Scroll to Top