Komponen dalam Slip Gaji yang Perlu Diketahui

Apa sih yang paling dan ditunggu-tunggu di akhir bulan setelah bekerja?? Yap, pastinya penerimaan gaji dari hasil jerih payah yang telah kita berikan dari pekerjaan. Setiap pekerja memiliki hak untuk mengetahui informasi rincian pembayaran gaji yang mereka terima dalam bentuk slip gaji.

Slip gaji adalah catatan ringkas yang berisi rincian hak-hak yang semestinya diperoleh oleh karyawan dalam periode tertentu, sekaligus pengurangan yang terkait. Slip gaji memiliki fungsi yang penting bagi karyawan misalnya sebagai salah satu faktor analisis pengajuan KPR, listing kendaraan, dan lainnya. Slip gaji juga dapat digunakan sebagai bentuk transparansi keuangan agar terhindar dari kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak terjadi.

Sering kali perhitungan dalam slip gaji mengalami kesalahan yang disebabkan oleh manusia (human error). Apakah perusahaan anda sering mengalami hal ini? Sudah sepatutnya perusahaan anda menggunakan software HRIS yang terintegrasi dengan perhitungan dan pembuatan slip gaji secara otomatis seperti SunFish HR. SunFish HR akan membantu HRD dalam proses perhitungan payroll dan mengirim slip gaji pada seluruh karyawan yang kemudian karyawan dapat kapan saja mendapatkan slip gajinya melalui SunFish HR pribadi mereka tanpa lagi menunggu persetujuan HRD.

Komponen gaji meliputi gaji pokok dan tunjangan tetap. Besaran gaji pokok setidaknya 75% dari jumlah gaji pokok dan tunjangan tetap sebagaimana tercantum dalam UU No. 13 tahun 2003. Berikut adalah komponen-komponen yang ada dalam slip gaji:

Gaji Pokok

Gaji pokok adalah gaji yang telah ditetapkan perusahaan berdasarkan pada jabatan karyawan di dalam perusahaan. Biasanya gaji pokok ditetapkan dari jenjang karir dan kompetensi karyawan.

Tunjangan

Bayaran yang diberikan oleh perusahaan sebagai pelengkap gaji pokok disebut juga tunjangan. Ada berbagai macam jenis tunjangan yang umum diberikan seperti tunjangan transportasi, tunjangan kesehatan, dan lainnya. Tunjangan juga dibagi menjadi dua, yaitu tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap.

Baca Juga:   Manfaat Dahsyat E-learning saat WFH

Potongan

Komponen potongan adalah dana yang biasa diambil dari gaji karyawan dikarenakan faktor-faktor tertentu seperti potongan pajak penghasilan, potongan BP Jamsostek, potongan kedisiplinan, potongan asuransi hari tua, dan lainnya.

Upah Lembur

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi No. 102 tahun 2004 (Menakertrans No. 102/MEN/VI/2004) menyatakan bahwa jam kerja yang melebihi 7 jam sehari dan 40 jam seminggu terhitung dalam waktu lembur kerja. Oleh karena itu, biasanya perusahaan membayarkan upah lembur ketika karyawan bekerja melebihi jam kerja.

Bonus/Komisi

Komisi dapat berupa uang atau barang yang diberikan kepada karyawan sebagai bonus dari hasil pencapaian target yang berhasil didapatkan oleh karyawan.

Karyawan juga bisa mendapatkan bonus di hari-hari besar atau saat performa kerja bagus.

Informasi Pajak

Sudah kewajiban perusahaan untuk menerapkan (dan memproses) pembayaran pajak karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Agar terhindar terjadinya kesalahpahaman, perusahaan wajib mencantumkan informasi pajak ini pada slip gaji.

Transparansi informasi pada slip gaji membuat karyawan dapat melihat sendiri berapa gaji pokok mereka, berapa banyak yang diberikan kepada pajak dan berapa banyak yang akhirnya dapat mereka dapatkan secara bersih.

Scroll to Top