Peran HR Era New Normal

Kita sudah memasuki yang namanya era New Normal. Setiap kebiasaan yang dulu dianggap tidak biasa, sekarang sudah menjadi kebiasaan. Penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer merupakan contoh kecil dari bagian New Normal. Sebagai pihak perusahaan terutama HR mengalami perubahan penerapan dalam sistem perusahaan. Peran HR di era New Normal dapat dirangkum menjadi 5 poin penting:

1. Konseling & Kolaborasi

Peran HR berfokus kepada komunikasi untuk meningkatkan engagement. Komunikasi yang terjadi bukan lagi 1 arah, melainkan 2 arah, antara HR dengan para karyawan. HR harus membuat sesi konseling untuk masing-masing karyawan, agar karyawan dapat menyampaikan perihal kecemasan, ketakutan dan stres yang mereka alami semenjak adanya COVID-19.

2. Fokus pada Kesehatan Karyawan

Setelah mendengarkan dan memahami mengenai hal-hal apa saja yang dicemaskan dari pihak karyawan, HR harus meningkatkan fokus kepada kesehatan karyawan, baik secara mental dan fisik. Adanya benefits kesehatan bagi karyawan adalah salah satu bentuk perhatian perusahaan dalam menanggapi kesehatan karyawan. Kesehatan mental dan keamanan finansial termasuk poin penting dalam kesehatan karyawan. Walaupun setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda, tetapi fokusnya tetap bertujuan untuk meningkatkan standar kesehatan karyawan.

3. Menghargai Kinerja Karyawan

Menghargai kinerja karyawan memiliki berbagai macam bentuk, seperti bonus, penghargaan sebagai The Best Employee of the Month, peluang untuk pengembangan diri, serta tunjangan-tunjangan lainnya. Perusahaan harus berkomitmen untuk keberhasilan jangka panjang karyawan.

4. Membuat Aturan Baru

Membuat aturan baru bagi karyawan dan perusahaan secara menyeluruh. Mempertimbangkan rencana kesinambungan bisnis untuk menangani hal-hal seperti COVID-19, perusahaan perlu memiliki sistem, prosedur, kebijakan dan aturan yang cocok. Perusahaan perlu meninjau kebijakan tentang fleksibilitas tempat kerja, pekerjaan jarak jauh & staf kontrak serta harus melihat dan mengklarifikasi kebijakan seputar pembayaran dan manfaat apabila ada cabang kantor atau pun pabrik yang ditutup atau terkena dampak seperti ini.

Baca Juga:   JENIS PSIKOTES POPULER UNTUK MEREKRUT KANDIDAT TERBAIK!

5. Edukasi Karyawan

Mengedukasi dan memperlengkapi karyawan dengan informasi yang tepat seputar COVID-19, seperti  tips untuk mendeteksi gejala-gejala COVID-19, informasi gizi yang dibutuhkan tubuh saat mencegah COVID-19 dan bergagai macam informasi yang berkaitan, HR perlu untuk memperhatikan edukasi karyawan tidak hanya perihal COVID-19, tetapi juga informasi pasca pandemi ini berakhir. HR perlu mengedukasikan kepada karyawan langkah-langkah apa saja yang diambil perusahaan dalam hal penerapan aturan dan kebijakan baru selama masa pandemi dan pasca pandemi (New Normal). HR dapat memanfaatkan media sosial perusahaan dan membuat postingan yang menarik seputar peristiwa pandemi dan New Normal, serta topik-topik lain yang berhubungan.

Peran HR pada era New Normal berfokus pada dukungan terhadap karyawan, membuat inovasi aturan baru, memperlengkapi karyawan dengan informasi terkait, menerapkan teknologi komunikasi dalam proses kerja karyawan, dan lainnya. HR akan menentukan perusahaan di mata karyawan dalam hal menanggapi krisis dan ketidakpastian selama pandemi COVID-19 berlangsung dan juga pasca pandemi atau New Normal. HR menjadi jembatan antara perusahaan dengan karyawan. HR meningkatkan dan mempertahankan produktivitas karyawan untuk menjaga kestabilan kinerja perusahaan. Baik karyawan maupun HR dan perusahaan harus saling menjaga dalam kondisi ini.

Scroll to Top