Tips Jitu Hadapi Quarter Life Crisis

Apakah anda adalah kalangan milenial yang berada pada usia sekitar 18-33 tahun dan sering mengalami perasaan cemas terhadap masa depan? Mungkin kamu sedang menghadapi fase Quarter life crisis (QLC).

Menurut Dr. Alex Fowke, QLC adalah periode ketika seorang merasakan kecemasan, kecewa, dan ragu terhadap tujuan hidupnya. Kondisi ini sering terjadi pula pada orang yang merasa ragu pada masa depan mereka seperti karir, pendidikan, hubungan dengan orang lain dan spiritual, hingga keadaan finansial.

Biasanya terdapat 4 QLC yang sering dihadapi oleh orang-orang. Kira-kira kamu termasuk pada tahap QLC yang mana, nih?

1. Muncul pertanyaan dalam dirimu, “Apa tujuan hidupku selama ini?”

Tahapan pertama yang sering muncul ketika kamu meghadapi QLC adalah mulai mempertanyakan pertanyaan yang terlihat sepele namun sulit untuk dijawab pada dirimu sendiri.

2. Sering merasa, “Kenapa hidupku begini-begini saja?!”

Dulu menargetkan sudah memiliki bisnis sendiri di usia 23 tahun, telah melanjutkan studi di umur 25 tahun, dan akan menikah pada usia 28 tahun. Tapi kenyataannya? Nah, kamu sedang berada pada tahap kedua fase QLC.

3. Suka membandingkan diri dengan orang lain

’Si A bisa punya ini, berarti aku juga bisa! Si B sudah punya ini, berarti aku juga harus!’ Hmm.. Kamu masih kuat pada tahap ini?

4. Sepertinya aku sudah menyia-nyiakan setengah dari hidupku?

Dulu kamu sering merasa segala sesuatu akan berjalan dengan mudah dan sering meremehkan segala hal menjadi mudah. Sekarang, semudah apa pun, kamu anggap semuanya sulit karena kamu sadar telah membuang waktumu dan waktu yang kamu miliki seakan-akan tidak banyak.

BACA JUGA: Pentingnya Worklife Balance yang Wajib Kamu Tahu!

Setelah kamu mengetahui pada tahap QLC mana dirimu saat ini, yuk ikuti cara-cara ini untuk menghadapi QLC!

Baca Juga:   Manfaat Manajemen Stres Bagi Karyawan

1. Belajar mengenal pribadimu

Kamu yakin sudah mengenali dirimu sepenuhnya? Yuk, mulai belajar untuk memahami pribadimu dengan melakukan analisis SWOT sederhana pada dirimu. Ada baiknya kamu lakukan analisis ini dalam periode tertentu dengan cara refleksi diri.

2. Berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain

Fokuslah pada pengembangan dirimu adalah langkah yang tepat untuk membantu kamu berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain.

3. Membuat dan menjalankan rencana hidupmu

Buatlah rencana hidup yang sederhana dalam jangka waktu 3-5 tahun ke depan anda ingin berada di mana dan bagaimana menjalankan rencana tersebut.

4. Lebih positif

Tanamkan mindset dan sikap yang lebih positif pada dirimu dalam mencapai impian hidupmu. Dengan melakukan segala sesuatu lebih positif, kamu juga akan lebih mudah menerima dirimu dan menciptakan rasa tenang.

BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Depresi di Tempat Kerja

Scroll to Top