DataOn Successfully Highlights People Analytics Transformation at the HR Directors Indonesia Summit 2026

DataOn highlights people analytics and HR transformation at the HR Directors Indonesia Summit 2026 in Bali.

Bali, 1 Mei 2026 – Suasana di The Westin Resort Nusa Dua mencerminkan keseriusan komunitas HR Indonesia dalam menghadapi era baru transformasi teknologi. Sekitar 200 pemimpin HR senior dan eksekutif perusahaan berkumpul selama dua hari dalam ajang HR Directors Indonesia Summit 2026 pada 29–30 April 2026 untuk mendiskusikan tantangan yang kini dihadapi banyak organisasi: bagaimana memimpin fungsi HR di tengah percepatan teknologi yang terus berkembang.

Mengusung tema “Redefining HR Leadership in a Tech-Driven Age”, summit ini menjadi ruang kolaborasi dan diskusi bagi para pengambil keputusan HR di Indonesia. DataOn hadir sebagai sponsor melalui solusi unggulannya, SunFish HR, yang menjadi salah satu topik diskusi utama sepanjang acara.

Frenky Pranata presents a people analytics session on turning HR data into daily HR decisions.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian datang dari presentasi Frenky Pranata bertajuk “From HR Data to HR Decisions: Making People Analytics Work in Daily HR Operations”. Dalam sesinya, Frenky menyoroti bahwa tantangan utama organisasi saat ini bukan lagi kekurangan data, melainkan bagaimana mengubah data tersebut menjadi keputusan yang konsisten dan relevan dalam operasional HR sehari-hari.

“Perusahaan yang sukses bukanlah yang memiliki data paling banyak, melainkan yang mampu mengubah data menjadi keputusan harian yang konsisten.”
— Frenky Pranata, Solution Delivery Director SunFish HR

Sesi tersebut mendapat respons antusias dari para peserta. Diskusi berlangsung aktif, mulai dari sesi presentasi hingga networking setelah acara. Topik people analytics dinilai sangat relevan karena banyak organisasi telah berinvestasi besar dalam pengelolaan data, namun pengambilan keputusan HR masih sering bergantung pada intuisi.

Selama dua hari penyelenggaraan acara, booth #14 DataOn menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi. Para praktisi HR tidak hanya melihat demonstrasi langsung platform all-in-one SunFish HR dengan lebih dari 25 modul — mulai dari HR Core, Payroll, Talent Management, hingga fitur berbasis AI dan analitik untuk pasar Asia Tenggara — tetapi juga berdiskusi mengenai tantangan nyata yang mereka hadapi dalam transformasi HR di perusahaan masing-masing.

Dalam berbagai percakapan tersebut, tim DataOn juga mengajak peserta berdiskusi mengenai satu pertanyaan yang relevan dengan tema besar summit: kemampuan kepemimpinan apa yang tidak dapat tergantikan oleh AI?

Mayoritas peserta menilai bahwa kemampuan seperti influence, stakeholder management, mentoring, coaching, hingga empati dalam mengelola karyawan tetap menjadi aspek yang tidak dapat digantikan teknologi. AI dinilai mampu membantu HR menyajikan data secara lebih cepat dan akurat, namun kemampuan membangun kepercayaan, memengaruhi organisasi, dan menjaga budaya perusahaan tetap membutuhkan sentuhan manusia.

Para peserta juga menegaskan bahwa fungsi HR saat ini bukan lagi sekadar operasional, melainkan fungsi strategis yang berperan membangun dan menjaga kultur organisasi. Dan budaya perusahaan, menurut mereka, adalah sesuatu yang tidak dapat dibentuk hanya melalui algoritma.

Partisipasi SunFish HR dalam HR Directors Indonesia Summit 2026 menegaskan komitmen DataOn untuk tidak hanya menghadirkan solusi teknologi HR, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendorong transformasi HR di Indonesia. Di tengah perkembangan AI dan otomatisasi yang semakin cepat, DataOn percaya bahwa masa depan HR tetap membutuhkan keseimbangan antara teknologi dan human touch.

Tentang DataOn

DataOn adalah penyedia solusi HRIS dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dan telah melayani lebih dari 2.000 pelanggan di berbagai industri. Produk unggulannya, SunFish HR, merupakan platform HRIS komprehensif yang mencakup payroll, manajemen talenta, hingga workforce analytics untuk membantu organisasi mengambil keputusan HR yang lebih strategis dan berbasis data.

Artikel Terkait