DataOn Perkuat Diskusi HR dan Employee Wellbeing di Overlooked Medical Trend 2026

DataOn membahas teknologi HR terintegrasi di Overlooked Medical Trend 2026

Batam, Indonesia – DataOn melalui SunFish HR turut ambil bagian sebagai Platinum Sponsor dalam Overlooked Medical Trend 2026, konferensi HR dan kesehatan yang diselenggarakan oleh Meditap bersama Jobstreet by SEEK. Digelar pada 3–4 Juni 2026 di Batam dan dihadiri lebih dari 300 peserta, acara ini mempertemukan para pemimpin HR, eksekutif finance, profesional kesehatan, serta pengambil keputusan bisnis untuk membahas keterkaitan antara tren kesehatan, biaya tenaga kerja, kesejahteraan karyawan, talent management, dan retensi.

Dengan mengangkat tema “From Medical Trends to Workforce Strategy: Managing Cost, Talent & Retention,” konferensi ini menyoroti bagaimana isu kesehatan karyawan kini semakin dekat dengan strategi bisnis. Pemanfaatan layanan medis, kondisi kesehatan tenaga kerja, serta ekspektasi karyawan tidak lagi hanya menjadi perhatian HR, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas, efisiensi biaya, dan keberlanjutan organisasi. Hari pertama acara berlangsung di Radisson Golf & Convention Center Batam, kemudian dilanjutkan dengan open discussion dan workshop pada hari kedua di Ai Volla Cafe, Batam.

Dalam rangkaian acara tersebut, DataOn berinteraksi langsung dengan peserta melalui booth SunFish HR, diskusi produk, serta sesi khusus bertajuk “Managing Workforce Wellbeing with Integrated HR Technology: Empowering HR to Build a Healthier and More Productive Workforce.” Sesi ini dibawakan oleh Kevin Ronaldo, Senior Presales DataOn, yang membahas bagaimana teknologi HR yang terintegrasi dapat membantu perusahaan membaca berbagai indikator kondisi karyawan dan menerjemahkannya menjadi langkah HR yang lebih tepat.

Kevin menekankan bahwa kesejahteraan karyawan tidak dapat lagi dipandang sebagai program terpisah. Tekanan mental, stres finansial, peningkatan beban kerja, kenaikan biaya medis, pola cuti, klaim benefit, hingga feedback karyawan merupakan sinyal penting yang dapat membantu HR memahami kondisi tenaga kerja secara lebih menyeluruh. Namun, ketika data tersebut tersebar di berbagai sistem atau masih dikelola secara manual, perusahaan akan lebih sulit merespons dengan cepat dan mengambil keputusan yang tepat.

“Kesejahteraan karyawan membutuhkan lebih dari sekadar program yang berdiri sendiri. Dibutuhkan visibilitas, keterhubungan, dan tindakan yang tepat,” ujar Kevin Ronaldo. “Ketika tim HR dapat menghubungkan data karyawan, attendance, klaim, dan feedback dalam satu platform terintegrasi, mereka dapat memahami kondisi workforce dengan lebih baik dan meresponsnya dengan lebih percaya diri.”

DataOn berpartisipasi dalam Overlooked Medical Trend 2026 di Batam

Antusiasme Peserta di Booth SunFish HR

Booth SunFish HR menjadi salah satu titik interaksi utama DataOn selama acara berlangsung. Sekitar 200 peserta mengunjungi booth dan berdiskusi langsung dengan tim DataOn mengenai berbagai kebutuhan HR, mulai dari pengelolaan attendance, proses kerja operasional, employee wellbeing, hingga kesiapan perusahaan dalam mengadopsi teknologi HR.

Melalui percakapan tersebut, DataOn mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung terkait prioritas dan tantangan yang dihadapi para HR dan business leaders di Batam. Beberapa peserta menanyakan kebutuhan terkait manager on duty calendar, kalender absensi yang terpisah, serta integrasi attendance dengan mesin fingerprint. Ada pula diskusi mengenai bagaimana SunFish HR dapat terhubung dengan sistem internal perusahaan, termasuk sistem web-based on-premise.

Topik employee wellbeing juga menjadi perhatian peserta. Beberapa diskusi membahas bagaimana HR dapat memahami kondisi karyawan secara lebih proaktif melalui happiness survey, indikator mood, feedback berbasis emoji, atau dashboard yang membantu HR melihat potensi disengagement dan sentimen negatif di lingkungan kerja.

Selain itu, peserta juga menaruh perhatian pada kesiapan infrastruktur dan keamanan sistem. Pertanyaan terkait server, sertifikasi seperti ISO, serta fleksibilitas sistem dalam menyesuaikan kebutuhan perusahaan menjadi bagian dari diskusi yang banyak muncul selama acara.

Antusiasme peserta juga menunjukkan bahwa perusahaan di Batam semakin aktif mencari cara yang lebih praktis untuk menjalankan transformasi HR digital. Beberapa peserta bahkan mendorong SunFish HR untuk mengadakan event tersendiri di Batam agar diskusi seputar teknologi HR, employee wellbeing, dan workforce management dapat dibahas lebih mendalam.

Menghubungkan Wellbeing dengan Strategi HR

Berbagai diskusi selama acara menunjukkan bahwa kebutuhan perusahaan terhadap teknologi HR semakin berkembang. Organisasi tidak lagi hanya membutuhkan sistem yang membantu otomasi administrasi. Lebih dari itu, perusahaan mulai mencari solusi yang mampu menghubungkan data, memperkuat compliance, meningkatkan employee experience, dan membantu HR mengambil keputusan yang lebih terarah.

Acara ini juga menegaskan pentingnya menghubungkan kesejahteraan karyawan dengan strategi HR yang lebih luas. Di tengah meningkatnya biaya kesehatan, perubahan ekspektasi karyawan, dan tekanan untuk mempertahankan talenta, HR membutuhkan visibilitas yang lebih baik untuk memahami hubungan antara kesehatan karyawan, produktivitas, attendance, engagement, dan retensi.

Melalui SunFish HR, DataOn terus mendukung perusahaan dalam membangun pengelolaan HR yang lebih terhubung, responsif, dan berbasis data. Dengan platform HR yang terintegrasi, perusahaan dapat mengurangi proses yang terfragmentasi dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk mendukung pengambilan keputusan workforce.

“Acara seperti Overlooked Medical Trend 2026 penting karena mempertemukan perspektif healthcare, HR, dan bisnis dalam satu ruang diskusi,” ujar Marci Mark Rogi, Sales Director DataOn. “Bagi DataOn, ini menjadi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan organisasi, memahami tantangan workforce yang mereka hadapi, dan menunjukkan bagaimana SunFish dapat mendukung tahap berikutnya dari transformasi HR mereka.”

Seiring tantangan workforce yang terus berkembang, DataOn berkomitmen untuk membantu organisasi membangun fungsi HR yang lebih modern, terhubung, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

SunFish HR menyoroti teknologi HR terintegrasi untuk workforce wellbeing

Tentang DataOn

DataOn (PT Indodev Niaga Internet) adalah penyedia solusi Human Capital Management (HCM) terintegrasi yang membantu perusahaan mengelola operasional HR secara lebih efisien, akurat, dan strategis.

Melalui produk unggulannya, SunFish HR, DataOn mendukung organisasi lintas industri di Indonesia dan Asia Tenggara dalam transformasi HR digital, mencakup Core HR, payroll, attendance management, talent management, performance management, recruitment, analytics, mobile access, serta pemanfaatan AI dalam proses HR.

Dengan pengalaman melayani berbagai skala bisnis dan kebutuhan industri, DataOn terus menghadirkan solusi HR end-to-end yang dirancang untuk memperkuat compliance, meningkatkan produktivitas, dan membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data. SunFish HR mencerminkan komitmen DataOn dalam membantu organisasi membangun sistem HR yang lebih modern, aman, dan siap menghadapi masa depan.

Media Contact

DataOn Marketing
hello@dataon.com 

Artikel Terkait